Rayan Cherki Bersinar, Man City Hancurkan Palace 4-1

Man City Pamer Kekuatan di Era Baru Enzo Maresca

Rayan Cherki menjadi bintang kemenangan besar Manchester City atas Crystal Palace dengan skor 4-1 di Selhurst Park. Pemain asal Prancis berusia 23 tahun itu tampil memukau dengan dua gol brilian di babak kedua. Penampilannya menjadi penanda pertama era baru City setelah kepergian Pep Guardiola.

Cherki adalah sosok yang tidak pernah menyembunyikan emosi, ibarat buku terbuka yang bisa dibaca semua orang baik saat senang maupun kecewa. Kemenangan ini terjadi di tengah masa transisi besar karena Enzo Maresca kini memegang kendali tim. Dengan persaingan yang begitu ketat di lini serang City, performa gemilang ini menjadi jawaban atas semua keraguan yang sempat mengiringi kariernya.

Dua Gol Kelas Dunia Rayan Cherki di Selhurst Park

Gol pertama Cherki tercipta sembilan menit setelah babak kedua dimulai, tepat saat City memimpin 1-0 dan Palace mulai mencoba bangkit. Menerima umpan Phil Foden di tepi kotak penalti, Cherki meliuk melewati empat pemain bertahan Palace yang tak berdaya sebelum melepaskan sepakan kaki kiri ke gawang Dean Henderson. Gol ini sekaligus menunjukkan bahwa kemampuan melewati lawan di ruang sempit berada di level tertinggi.

Perayaan golnya juga menjadi sorotan karena Cherki memilih menatap suporter Palace di tribun Holmesdale Road dengan penuh percaya diri. Sikap semacam ini kerap menjadi ciri pemain istimewa yang berani tampil beda di panggung besar. Tak lama setelah itu, Palace sempat memperkecil ketertinggalan, tetapi Cherki kembali muncul sebagai pahlawan.

Gol keduanya lahir dari tembakan kaki kanan dari jarak 20 yard yang tak mampu dijangkau Henderson. Gol ini tidak hanya memulihkan keunggulan dua gol City, tetapi juga menegaskan ketenangan dan naluri tajam Cherki di momen-momen krusial. Dengan dua gol tersebut, ia membuktikan bahwa kritiknya terhadap penampilan babak pertama justru berbanding terbalik dengan apa yang ia tunjukkan setelah turun minum.

Perjalanan Rayan Cherki Sebelum Bersinar di City

Cherki bergabung dengan City dari Lyon pada musim lalu dengan banderol yang dianggap murah, yakni sekitar £30 juta. Namun di bawah asuhan Guardiola, ia hanya mencatatkan 33 penampilan di Premier League, dan 14 di antaranya sebagai pemain pengganti. Banyak pihak menilai pemain berusia 23 tahun itu sebenarnya bisa memberikan lebih dari sekadar angka tersebut.

  • Musim lalu: 33 penampilan Premier League, 14 di antaranya sebagai pemain cadangan.
  • Pekan pembuka musim ini: dua assist dari bangku cadangan saat mengalahkan Bournemouth.
  • Banderol transfer: £30 juta dari Lyon, dianggap sebagai pembelian yang sangat murah.

Setelah laga melawan Bournemouth, Cherki terlihat terlibat percakapan hangat dengan Maresca di pinggir lapangan. Hasilnya, ia mendapat kepercayaan tampil sebagai starter di Selhurst Park dan membayar kepercayaan itu dengan penampilan terbaiknya. Keputusan Maresca tersebut terbukti tepat dan menjadi titik balik bagi Cherki.

Perjalanan Cherki di Piala Dunia juga penuh kekecewaan, karena ia hanya menjadi pemain pelengkap dan baru tampil sebagai starter saat melawan Inggris di perebutan tempat ketiga. Ia bahkan ditarik keluar saat turun minum ketika timnya tertinggal 4-0. Kala itu sempat beredar video yang memperlihatkan ketidakpuasan Cherki terhadap pelatih Didier Deschamps.

Pujian Maresca untuk Penampilan Rayan Cherki

Maresca dikenal sebagai pelatih yang sulit merasa puas, seperti yang pernah ia tunjukkan di Leicester City dan Chelsea. Namun setelah pertandingan melawan Palace, ia memberikan pujian setinggi-tingginya. Sebelumnya, Maresca juga pernah mengatakan bahwa jika Cherki tidak bahagia, ia akan menunjukkannya, yang menggambarkan karakter pemain yang blak-blakan.

“Dia menekan dan memberi kami penampilan lengkap, baik dengan bola maupun tanpa bola,” kata Maresca. Ia juga menambahkan bahwa Cherki adalah pemain yang mencintai sepak bola sehingga sangat mudah untuk bekerja dengannya. Kualitas yang dimiliki Cherki saat ini, menurut Maresca, membantu tim bukan hanya lewat assist tetapi juga lewat gol.

Maresca secara khusus menyoroti kerja tanpa bola Cherki yang ia nilai luar biasa, terutama dalam menjaga pergerakan Adam Wharton. Ia menyebut Cherki mengontrol Wharton dengan sangat baik sepanjang pertandingan. Pujian ini terasa istimewa karena Wharton sendiri merupakan salah satu pemain yang sedang dipantau City untuk memperkuat skuad sebelum bursa transfer ditutup.

Jamie Redknapp Sebut Rayan Cherki Jenius

Mantan gelandang timnas Inggris, Jamie Redknapp, memberikan penilaian yang luar biasa tinggi terhadap performa Cherki. Menurutnya, setelah Cherki melukis mahakarya, City mulai bermain dan benar-benar menguasai pertandingan. Gol-gol Cherki datang di momen penting dan ia menjadi pembeda yang membuat City mendapatkan kendali penuh.

Redknapp menyebut Cherki sebagai pemain jenius dengan kemampuan yang hanya dimiliki segelintir pemain di Premier League. Ia bahkan membandingkan gol pertama Cherki dengan gaya bermain Eden Hazard dan Georgi Kinkladze, pemain legendaris yang dikenal mampu melewati lawan bahkan di ruang sesempit bilik telepon. Begitu Cherki masuk ke kotak penalti, lawan sangat takut untuk menyentuhnya.

Mengenai sikap dan selebrasi Cherki, Redknapp melihat ada sentuhan gaya Eric Cantona dalam diri pemain asal Prancis itu. “Dia pemain yang indah, dan dengan pemain seperti Cherki kamu harus membiarkan dia melakukan apa yang dia mau,” ujarnya. Redknapp juga menilai City mendapatkan keuntungan besar dengan hanya mengeluarkan £30 juta untuk pemain yang memberikan dimensi baru serta faktor X tersebut.

Transfer Window dan Masa Depan City Pasca-Guardiola

Penampilan Cherki ini datang di saat yang penting karena bursa transfer musim dingin masih berlangsung. City sedang aktif memperkuat skuad di bawah arahan Maresca, dan Wharton menjadi salah satu target yang dipantau. Namun dengan performa seperti ini, Cherki justru menunjukkan bahwa ia layak menjadi prioritas utama di lini serang.

Meski hubungan antara Cherki yang dikenal impulsif dan Maresca yang menuntut tinggi mungkin akan diwarnai pasang surut, bintang Prancis ini telah membuktikan bahwa ia tidak akan mudah tersingkir dari persaingan ketat di lini depan City. Ia bahkan berpotensi memberikan lebih banyak lagi sebelum bursa transfer ditutup. Hal ini tentu menjadi kabar baik bagi Maresca yang tengah membangun tim di atas fondasi yang ditinggalkan Guardiola.

Kesimpulan

Dengan dua gol spektakuler dan kerja keras yang luar biasa, Rayan Cherki telah mengirim pesan jelas kepada Maresca dan seluruh penggemar City. Ia bukan sekadar pemain berbakat yang sulit diprediksi, melainkan aset berharga yang siap membawa City bersaing di papan atas musim ini. Penampilannya melawan Palace menjadi bukti bahwa bintang asal Prancis ini layak mendapatkan tempat utama di skuad.

Jika ia mampu menjaga konsistensi, bukan tidak mungkin Cherki akan menjadi salah satu pemain kunci dalam perburuan gelar City di sisa musim. Maresca tampaknya telah menemukan sosok yang bisa diandalkan untuk membangun era barunya di Manchester. Kini semua mata akan tertuju pada langkah Cherki selanjutnya, baik di lapangan maupun dalam bursa transfer yang masih berjalan.